PELATIHAN BUDIDAYA LEBAH TRIGONA BAGI MASYARAKAT DESA KEBUN TATAR, LOMBOK TIMUR

Authors

  • Alpi Zaidah Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Nusantara Global, Indonesia
  • Fena Prayunisa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Nusantara Global, Indonesia
  • Usman Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Nusantara Global, Indonesia
  • Irwansah Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Nusantara Global, Indonesia
  • Ermila Mahariyanti Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Nusantara Global, Indonesia
  • Mulia Rasyidi Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Nusantara Global, Indonesia
  • Muh Zaini Hasanul Muttaqin Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Nusantara Global, Indonesia
  • Asrorul Azizi Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Nusantara Global, Indonesia
  • Mizan Hadi Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Nusantara Global, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62667/begawe.v4i2.378

Keywords:

budidaya lebah trigona, pelatihan, keterampilan, masyarakat

Abstract

Budidaya lebah trigona merupakan salah satu alternatif usaha berbasis potensi lokal yang memiliki prospek ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui peningkatan aktivitas penyerbukan tanaman. Desa Kebun Tatar, Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi sumber daya alam yang mendukung pengembangan budidaya lebah trigona, namun pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai teknik budidaya yang baik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan budidaya lebah trigona kepada masyarakat Desa Kebun Tatar, Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi keterampilan peserta selama praktik dan angket respons peserta terhadap pelaksanaan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengenali karakteristik lebah trigona (100%), sedangkan kemampuan peserta dalam memahami fungsi dan penempatan stup serta penyediaan tanaman sumber pakan mencapai 90%. Kemampuan peserta dalam melakukan pemeliharaan koloni dan memahami teknik pemanenan madu mencapai 80% dengan kategori baik. Hasil angket respons peserta menunjukkan rata-rata persentase sebesar 92,4% dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan bahwa materi, metode, dan praktik pelatihan dapat diterima dengan baik oleh peserta. Dengan demikian, pelatihan budidaya lebah trigona memberikan pengalaman pembelajaran dan praktik kepada masyarakat dalam menerapkan teknik dasar budidaya lebah trigona sebagai alternatif usaha produktif berbasis potensi lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

19-07-2026

How to Cite

Zaidah, A., Fena Prayunisa, Usman, Irwansah, Ermila Mahariyanti, Mulia Rasyidi, … Mizan Hadi. (2026). PELATIHAN BUDIDAYA LEBAH TRIGONA BAGI MASYARAKAT DESA KEBUN TATAR, LOMBOK TIMUR. BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 17–28. https://doi.org/10.62667/begawe.v4i2.378